"Ambil sisi positifnya" begitulah dia menasehati. Tidak ada komentar? Mungkin mereka adalah silent reader, pengunjung yang masuk tanpa melepaskan sandal, dan pergi tanpa meninggalkan komentar. Atau bisa jadi blog ini tidak ada pengunjungnya sama sekali, hahaha... Miris, jika benar itu yang terjadi.
Yang penting, ambil sisi positifnya saja. Dengan tidak ada komentar baru, aku tidak perlu repot-repot membalasnya. Apa pula yang harus dibalas? Dengan tidak ada komentar lagi, aku bisa meluangkan waktuku untuk membenahi bagian-bagian blog yang belum sip. Dengan tidak ada komentar, aku bisa menulis cerita yang panjang dan membosankan. Dengan tidak ada komentar, aku bisa segera menutup browser, mematikan komputer, dan pergi ke masjid. Selamat sore.

Moco tulisanmu aku iso mesem lan ngguyu. Ada bagian-bagian yang lucu. Jadi terhibur.
BalasHapusSama seperti nasib blog saya yang juga sepi pengunjung dan sepi komentar. Hehehe...
Maju terus bang!
semangat \o/
Hapussip, suwun
iya Fa, dari blogspot sendiri sudah ada statistik pengunjungnya.
BalasHapus0 Comment memang menyesakkan hati haha
BalasHapusdulu, iya Gar. tapi sekarang sudah terbiasa dengan '0 comment', sudah tidak terasa sesak di hati.
Hapus